Tanpa Ada Bunga KPR, Kini Anda Bisa Mulai Memiliki Rumah

bunga kpr

Dewasa ini KPR Syariah menjadi salah satu hal yang difavoritkan orang-orang yang ingin mendapatkan rumah impian. Bagaimana tidak, berbeda dengan KPR di bank konvensional, KPR di bank Syariah tidak menyertakan beban bunga KPR yang harus dibayarkan oleh nasabahnya. Terlebih lagi KPR Syariah ini memiliki banyak sekali keuntungan lain untuk para nasabahnya. Dan untuk keuntungan dari KPR Syariah nya sendiri bisa didapatkan dengan cara yang berbeda-beda, tergantung dari jenis akad yang akan diambil oleh nasabah itu sendiri.

Dan akad KPR Syariah yang paling umumnya digunakan di Indonesia, terdiri dari 2 jenis akad, yakni diantaranya :

1. Akad Syariah dengan Akad Murabahah

Akad yang satu ini merupakan suatu jenis akad yang berupa jual beli dengan sistem pembiayaan dana talang. Yang dimana, pihak bank akan membeli rumah yang diminati oleh nasabah, dan selanjutnya pihak bank akan menjual kembali kepada nasabahnya dengan harga jual yang sebenarnya dan ditambah lagi dengan jumlah persentase margin yang telah disepakati oleh 2 belah pihak.

Hasil gambar untuk KPR

2. Akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ)

Prinsip dari akad MMQ ini adalah, Bank dan nasabah akan sama-sama membeli sebuah rumah dengan porsi masing-masing. Kemudian rumah tersebut akan disewakan kepada nasabah dengan harga sewa yang telah ditentukan. Dan selanjutnya untuk bisa memiliki rumah ini secara keseluruhan, nasabah diharuskan membeli bagian dari kepemilikan bank hingga habis masa sewa. Dengan begitu keuntungan yang didapatkan oleh bank, hanya dari sistem nisbah bagi hasil.

Dan jika anda benar-benar berminat untuk mengajukan KPR Syariah ini, anda bisa mengajukannya di berbagai bank yang turut menyediakan pembiayaan syariah, seperti misalnya  Bank BNI Syariah, Bank BCA Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan agar KPR Syariah ini bisa di acc dengan mudah, sebaiknya anda harus melengkapi persyaratannya dengan baik. Dan berbagai persyaratannya adalah sebagai berikut :

  • WNI yang berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Menyediakan dokumen pendukung seperti, fotokopi KTP, KK, Surat Nikah (bila sudah menikah), slip gaji, fotokopi tabungan atau rekening koran 3 bulan terakhir, dan fotokopi NPWP.
  • Tidak termasuk dalam blacklist pembiayaan yang sering bermasalah
  • Berstatus sebagai karyawan tetap atau setidaknya memiliki penghasilan yang stabil

Nah, apakah sekarang sudah jelas mengenai apa saja yang harus diketahui dalam mengajukan KPR Syariah yang dikenal tanpa adanya bunga KPR ini? Namun jauh sebelum itu, sebaiknya anda mengetahui dan memahami segala ketentuan dan aturan dari suatu bank KPR Syariah yang akan membantu anda dalam mendapatkan rumah idaman. Usahakan juga untuk memilih bank yang sudah terpercaya dan sudah teruji kredibilitasnya.

Tinggalkan Balasan