Kapolda Jawa Barat: Bus Boleh Telolet Asal Tidak Berhenti

143 views

Sabtu, 24 Desember 2016 | 00:47 WIB

Kapolda Jawa Barat: Bus Boleh Telolet Asal Tidak Berhenti

Meme "Om Telolet Om" dengan foto pelatih klub Manchester United, Jose Morinho yang tengah mengendarai bus. Fenomena ini pun ikut menarik perhatian media internasional seperti Billboard, dengan memuat tulisan berjudul "Dance Music World Completely Confounded By Trending Indonesian Meme 'Om Telolet Om'" dalam situs daring media tersebut pada 21 Desember 2016. Twitter.com

Informasi, Bandung—Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan yakin fenomena “om telolet om” atau bunyi klakson telolet  hanya bersifat temporer. “Itu hanya mungkin temporer, reasional,” kata dia di Bandung, Jumat, 23 Desember 2016.

Anton berujar belum ada ketentuan yang mengatur soal bunyi klakson. “Masalah larangan bunyi kan belum dirumuskan juga, saya serahkan itu pada pembuat peraturan. Kalau Polri hanya menjalankan aturan, kalau boleh ya boleh,” kata dia.

Kendati soal modifikasi bunyi klakson tidak dilarang, namun ada satu yang dilarangnya. “Yang tidak boleh itu memberhentikan bus biar ‘telolet-telolet’, itu kan bahaya,” kata Anton.

Anton menegaskan tidak ada larangan membunyikan klakson telolet. Yang tidak boleh, kata dia, masyarakat mencegat bus agar membunyikan klakson telolet. "Nanti busnya gak nyampe-nyampe dong kalau cuma telolet-telolet. Mungkin juga promosi perusahan saja,” kata dia.

Sebelumya, di pemberitaan tempo.co, Kepala Badan Pengawas Jalan Tol Elly Adriani Sinaga mengatakan pengemudi harus menyesuaikan volume klaksonnya. "Di Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2013 diatur bahwa bunyi klakson paling maksimal itu 118 desibel," ucap Elly kepada wartawan di Terminal Kalideres, Jumat, 23 Desember 2016.

Elly berujar, setelah diukur, volume klakson telolet adalah 200 desibel. Jumlah tersebut hampir dua kali batas maksimal yang diperbolehkan.

Meski demikian, Elly tidak menyebutnya akan dilarang. "Masyarakat kan dengar lagunya, itu yang dinikmati, tapi volumenya harus menyesuaikan PP," ujar Elly.

AHMAD FIKRI

Sumber : http://tempo.co/read/news/2016/12/24/072830206/Kapolda-Jawa-Barat-Bus-Boleh-Telolet-Asal-Tidak-Berhenti

Leave a reply "Kapolda Jawa Barat: Bus Boleh Telolet Asal Tidak Berhenti"

Author: 
    author